Kewajiban Puasa dan Merayakan Idul Fitri bersama umat Islam

Fatwa Syekh Muhammad Ali Farkus

Pertanyaan:

Apakah boleh seseorang berbuka sebelum adzan karena menganggap adzan belum dikumandangkan tepat sesuai waktu yang sebenarnya?

Jazakumullahu khairan.

Jawaban:

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh dunia, juga kepada keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga hari kiamat. Tapi dua:

Perlu dibedakan antara puasa Ramadhan (yang bersifat bersama/jamaah) dan puasa wajib atau sunnah yang dilakukan secara individu.

Adapun puasa wajib yang dilakukan secara berjamaah (misalnya Ramadhan), maka hendaknya seorang muslim berpuasa dan berbuka bersama masyarakat dan para pemimpinnya, berdasarkan hadis Abu Hurairah. semoga Tuhan memberkatimu,

Puasa adalah hari berpuasa, berbuka adalah hari berbuka, dan Idul Adha adalah hari berkurban.

Puasa adalah pada hari kalian semua berpuasa, berbuka adalah pada hari kalian semua berbuka, dan Idul Adha adalah pada hari kalian semua berkurban.[1]

Hadits tersebut menegaskan bahwa puasa, berbuka, dan berkurban harus dilakukan bersama jamaah dan mayoritas kaum muslimin — baik dalam penetapan awal Ramadhan dan hari raya, maupun dalam menentukan waktu berbuka (terbenam matahari) dan mulai puasa (terbit fajar). Karena itu, setiap orang harus mengikuti imam dan jamaah dalam masalah ini, dan tidak boleh mengambil keputusan sendiri-sendiri. Tujuannya agar umat tetap bersatu, barisan tetap rapi, dan terhindar dari pendapat pribadi yang bisa memecah belah. Sebab,

Tangan Tuhan menyertai masyarakat

“Tangan Tuhan menyertai jemaah”.[2]

Adapun puasa wajib (selain Ramadhan) dan puasa sunnah yang dilakukan secara pribadi, maka penentuannya kembali kepada masing-masing orang, berdasarkan masuknya waktu Maghrib atau terbitnya fajar, sesuai dengan firman Allah Ta‘ala.

Dan makan dan minumlah hingga benang putih itu menjadi jelas bagimu dari benang hitam fajar.

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar”. (QS. Al-Baqarah : 187)

Dan berdasarkan sabda Nabi shallallahualaihi wa sallam:

Ketika malam mendekat dari sini, dan siang mendekat dari sini, dan matahari terbenam; Orang yang berpuasa telah membatalkan puasanya

Jika malam telah datang dari arah sini, siang telah berlalu dari arah itu, dan matahari telah terbenam, maka orang yang berpuasa telah berbuka.[3]

Dan dalam masalah ini masih ada hadits-hadits lain yang mendukungnya.

Dan ilmu (yang sesungguhnya) hanya ada pada Allah Ta’ala. Penutup doa kami adalah segala puji bagi Tuhan, Tuhan semesta alam. Semoga Tuhan memberkati Nabi kita Muhammad, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga hari kiamat.

Baca juga:

***

Penerjemah: Fauzan Hidayat

Artikel muslim.or.id

Sumber: ferkous.app

Catatan Kaki:

[1] Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Diotentikasi oleh Al-Albani dan juga oleh Al-Arna’uth

[2] Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dalam Kitab Al-Fitan, Bab Nasehat Agar Tetap Berjamaah no. 2166, dari hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu. Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Albani dalam Sahih Al-Jami’ no. 8065

[3] Hadits ini bersifat muttafaq ‘alaih : diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Kitab Puasa, bab “Kapankah orang yang berpuasa boleh berbuka?” TIDAK. 1954, dan oleh Muslim dalam Kitab Puasa no. 1100, dari hadits Umar bin Al-Khatthab radhiyallahu ‘anhu


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch